Selasa, 28 Juni 2016

Jelajah Wisata Budaya di Kota Surabaya

Surabaya.. Hhhmmm
Siapa sih yang tak kenal dengan kota Surabaya? Pasti orang Indoneaia tahu Kota yang di juluki sebagai Kota Pahlawan ini, ya bener, Kota Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur,  sekaligus menjadi kota metropolitan terbesar di provinsi tersebut. Surabaya merupakan kota terbesar kedua loh di Indonesia.. Wow ya.. Yang pertama adalah Jakarta. Kota Surabaya juga merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di Jawa Timur serta wilayah Indonesia bagian timur. Jawa Timur memiliki sejumlah kesenian khas. Ludruk merupakan salah satu kesenian Jawa Timuran yang cukup terkenal, yakni seni panggung yang umumnya seluruh pemainnya adalah laki-laki. Berbeda dengan ketoprak yang menceritakan kehidupan istana, ludruk menceritakan kehidupan sehari-hari rakyat jelata, yang seringkali dibumbui dengan humor dan kritik sosial, dan umumnya dibuka dengan Tari Remo dan parikan (sindiran). Saat ini kelompok ludruk tradisional dapat dijumpai di daerah Surabaya, Mojokerto, dan Jombang; meski keberadaannya semakin dikalahkan dengan modernisasi. Emang ada ya tempat wisata di Surabaya? Eeiitttsss jangan salah, kalian belum tahu saja makanya bilang begitu, nih kalo mau tahu, Surabaya juga punya tempat wisatanya, dan jangan heran bin tercengang kalo kalian kagum sama Surabaya.
Nah buat teman teman backpacker yang mau mengisi liburan coba deh datengin tempat wisata dan budaya di Surabaya dan di wilayah Jawa Timur, Yuk review ke bawah siapa tau mau backpacker-an ke Kota Pahlawan yang punya banyak museum dan tempat-tempat budaya.. Let's go rek.. Ojo sampe nyesel yo rek..

1. Gedung Cak Durasim
Taman Budaya Jawa Timur
Jalan Gentengkali, Surabaya
Telp.: +62 31 5342128














Kata “Cak Durasim” sendiri diambil dari nama Cak Gondo Durasim, seorang tokoh kesenian Surabaya yang terkenal karena kesenian ludruknya. Konon, pada 1943, Cak Durasim meninggal di ujung senapan tentara Jepang seusai pementasan ludruk di Peterongan, Jombang. Pasalnya, salah satu kidungan ciptaannya “Pegupon omahe doro, Melok Nipon tambah sengsara” (Pegupon rumah burung dara/ikut Nipon tambah menderita), tetap dinyanyikan saat pentas di Jombang itu. Padahal, kidungan itu dilarang karena berisi penghinaan terhadap Jepang. Apalagi, saat itu ludruk dikenal sebagai wadah pemberontakan kaum petani, khususnya di Surabaya.

Gedung Cak Durasim terdiri dari kantor Taman Budaya Jawa Timur, gedung teater tertutup Cak Durasim, gedung teater terbuka Taman Budaya, Pendopo Taman Budaya sering dipakai latihan dan pertunjukan tari, dan ruang Taman Budaya yang sering digunakan untuk pameran lukisan. Kompleks Taman Budaya Jawa Timur juga menjadi salah satu pusat aktivitas kesenian di Surabaya: mulai dari latihan tari, menyanyi, musik, teater, dan diskusi kesenian. Di kompleks Taman Budaya Jawa Timur terdapat puluhan mess (tempat menginap, wisma seni) dengan harga murah sekali sehingga berbagai kelompok kesenian dari daerah bisa menginap di sana kalau sedang main di Surabaya.



2. Taman Remaja Surabaya
Jl. Kusuma Bangsa 112-114, Surabaya
Telp.: +62 31 532 2748











Taman Remaja merupakan arena kesenian remaja, musik dangdut, band, mainan, dan aktivitas kesenian anak-anak TK dan SD.salah satu tempat rekreasi keluarga terbesar di kota Surabaya, yang mengusung konsep one stop entertainment meliputi sajian live music setiap hari, 24 wahana permainan dewasa dan anak-anak yang memberikan sensasi real experience, lebih dari 5 outlet makanan dan minuman serta gemerlap lampu-lampu akan menambah keceriaan anda bersama keluarga.

3. Galeri Surabaya
Jalan Yos Sudarso, Surabaya
Telp: +62 31 545 4120









Galeri ini milik Dewan Kesenian Surabaya dan Yayasan 66, hampir tidak pernah kosong dari acara kesenian. Mulai dari pameran lukisan, teater, musik, diskusi, tari, pertunjukan film, dan kesenian tradisional. Galeri Surabaya terletak di Kompleks Balai Pemuda Surabaya.

4. ITS Cultural Center
Jalan Cokroaminoto 12A, Surabaya
Telp.: +62 5689958














Gedung milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini sering digunakan acara kesenian oleh mahasiswa maupun seniman teater Surabaya. Baik untuk pentas maupun diskusi kesenian dan kebudayaan.


5. Gedung Balai Sahabat
Jalan Gentengkali No. 89-91, Surabaya












Tempat komunitas pecinta Dance, Tenis, Bridge, Biliard, Yoga dan lain sebagainya.Bangunan Balai Sahabat didirikan sekitar tahun 1930, awalnya sebagai tempat perkumpulan orang-orang Jerman, bernama "Deutsche" sebagai tempat pertemuan orang-orang Eropa pecinta seni "dansa", khususnya orang Jerman dan Belanda. Pada tahun 1946 dibeli pengusaha Tionghoa bernama Phoea Siong Khoen, kemudian dihibahkan kepada perkumpulan dan berganti nama perkumpulan Lien Huan She yang disahkan sebagai Badan Hukum oleh Pemerintah Indonesia No. 21 Tahun 1948. Selanjutnya berganti nama menjadi Balai Sahabat dengan pengesahan No. 44 Tahun 1959 hingga sekarang. Bangunan ini penting dalam perkembangan lingkungan sekitar Jalan Genteng Kali dan Tunjungan. Dalam sejarah bangunan, Balai Sahabat merupakan pelopor gedung pertunjukan yang terbaik di Surabaya pada zamannya. Oleh sebab itu, penting untuk dipertahankan sebagai bangunan cagar budaya. Secara arsitektur bangunan ini juga mencerminkan arsitektur tropis, yaitu bagian atas bangunan terdapat teras yang dipakai sebagai tempat santai.

6. Pusat Kebudayaan Prancis (CCCL)
Jalan Darmokali 10-12, Surabaya
Telp.: +62 31 567 8639, +62 31 562 0079
Website: https://www.ccclsurabaya.com
Email: budaya@ccclsurabaya.com















CCCL adalah lembaga kebudayaan milik Pemerintah Prancis. Sejak dulu CCCL selalu menjadi tempat pertunjukan kesenian Prancis, kesenian dari Jawa Timur, Surabaya, dan Indonesia pada umumnya. Pemerintah Prancis, melalui CCCL, sangat intens melakukan kerjasama kesenian dengan para seniman Surabaya dan Jawa Timur.

7. House of Sampoerna (HoS)
Jalan Taman Sampoerna, Surabaya
Telp.: +62 31 3539000














House of Sampoerna ini dulunya adalah pabrik rokok pertama milik dinasti Sampoerna. Bangunan berarsitektur Belanda ini dibangun sejak 1862, tapi baru dibeli oleh Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna pada tahun 1932. House Of Sampoerna terdiri dari bangunan utama yang berbentuk auditorium dan juga 2 bangunan lainnya yaitu Rumah Barat dan Rumah Timur. Bangunan utama tersebut sekarang digunakan sebagai museum, Rumah Timur digunakan sebagai cafe dan Rumah Barat masih ditinggali oleh keluarga Sampoerna. Jadi di dalam area House of Sampoerna ini kita akan menjumpai museum Sampoerna, museum batik, melihat proses pembuatan rokok, kafe, kios cindera mata, dan bahkan Surabaya Heritage Track (SHT)Gedung milik perusahaan rokok PT Sampoerna ini banyak memajang hasil produksi rokok, cafe dan Museum. Gedung ini banyak diisi acara berupa pameran seni rupa.

8. Orasis Art Gallery
Jl. HR Muhammad 94. Surabaya
Telp.: +6231 734 0507, +62 813 3003 2006
Email: elizabeth_orasisgallery@yahoo.com, orasisgallery@yahoo.co.id













Galeri ini milik perorangan dan sangat intensif menyelenggarakan pameran lukisan dan acara diskusi kesenian.Galeri seni Orasis yang berdiri sejak 2005, dimaksudkan sebagai sebuah mata yang mampu secara "dalam" menembus jauh ke depan terhadap bidang yang ditekuninya. Di dalam gedung tiga lantai ini terdiri dari ruang lobby, ruang pamer (lt 1, lt 2 dan lt 3), dan perpustakaan. Ruang pamer antara lain menjadi tempat para kolektor, seniman, pelajar/mahasiswa dan masyarakat umum menikmati berbagai karya lukis yang dipamerkan, sekaligus menjadi tempat diskusi karya dan workshop.Sementara di perpustakaan, masyarakat juga bisa meluangkan waktu untuk membaca buku-buku koleksi Orasis Art Gallery, atau membeli buku-buku seni yang mungkin tak ditemui di toko buku lain. Kehadiran Orasis Art Gallery ingin menjembatani antara kehampaan dengan nilai dalam pada sebuah karya seni. Itulah mengapa galeri seni yang terletak di kawasan bisnis Surabaya Barat ini dinamakan Orasis. Orasis, dalam bahasa Yunani, berarti “melihat lebih dalam”, tidak sekadar melihat dari penampilan luarnya.

9. Emmitan Contemporary Art Gallery (dahulu bernamaEmmitan Fine Art Gallery)
Jl. Walikota Mustajab 76, Surabaya 60272
Telp.: +62 31 5466611, +62 31 5477711
Fax. +62 31 5457185
Website: https://www.emmitancagallery.com
Email : artemmitan@yahoo.com













Galeri ini milik perorangan. Galeri ini sangat sering menyelenggarakan pameran lukisan para pelukis nasional dan Jawa Timur. Acara diskusi kesenian juga sering diselenggarakan di sini.

10. Gracia Art Gallery
Komplek Ruko Raya Putat Gede Timur No. 29
Jl. Bukit Darmo Raya Surabaya 60189
Telp. : +62 31 738 3862
Fax. : +62 31 738 3830










Galeri ini sering digunakan untuk pameran seni rupa, baik karya seniman Surabaya, Jawa Timur, dan nasional.

Nah, gimana?? Seru kan Kota Surabaya? Yaiyalah brother and sister. Udah nentuin mau pergi ke tempat yang mana dulu? Kalo saran ane si mending ke semua tempat harus di jelajahin, nyesel kalo gak ke sana semuanya.
Sampai di sini ya, semoga perjalanannya menyenangkan dan bahagia..
Salam seni dan budaya, salam wisata budaya..
Jangan lupa Oleh-olehnya ya..
See you..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar